My Sassy Girl-Korean Movies Adapted From Amateur Internet Novels

Ada yang ingat sama Film Sassy Girl yang diproduksi tahun 2001? Film yang dibintangi oleh Cha Tae Hyun dan Jun Ji Hyun ini melambungkan nama Korea sampai ke luar negeri. Film ini bahkan dibuat versi Amerika-nya yang sayangnya tidak seberhasil versi Korea-nya.
Film ini bercerita tentang Gyun Woo (Cha Tae Hyun), pemuda pasif pemalu yang tinggal bersama orang tuanya di pinggiran Seoul. Suatu malam, ia bertemu dengan seorang gadis cantik (Gianna Jun) yang mabuk di subway. Karena gadis ini memanggil Gyun Woo dengan sebutan ‘sayang’, orang-orang di subway tersebut mengira Gyun Woo adalah kekasih gadis ini dan memintanya merawat gadis itu. Pertemuan keduanya menjadi tontonan penuh komedi. Sampai akhirnya, pada ¾ film, alurnya justru menjadi melodrama karena Ayah si gadis meminta Gyun Woo meninggalkan gadis itu.
Meski film ini sudah agak jadul, beberapa waktu lalu aku menemukan sebuah thesis milik mahasiswa Kyoung Lae Kang yang membahas film ini. Ternyata nih… awal mula film ini adalah dari sebuah internet novel yang ditulis oleh Kim Ho Suk.
Ceritanya, Kim Ho Suk bertemu seorang gadis yang menarik minatnya. Gadis ini nyentrik banget. Dan akhirnya Kim Ho Suk menumpahkan pengalamannya ke dalam tulisan di dunia maya.
Tak disangka, tulisan iseng itu justru menyebar di dunia maya. Banyak sekali pembacanya. Lama kelamaan, dari mulut ke mulut, cerita dari Kim Ho Suk ini semakin terkenal dan menarik perhatian rumah produksi Shinecine yang berniat membuat filmnya. Tahun 1999, Shincine mengumumkan perihal adaptasi dari internet novel ke film.
Seperti yang sudah aku tulis di atas, genre film ini bercampur antara romantic comedy dan melodrama. Meski genre-nya agak campur aduk… film ini malah menuai kesuksesan. Bahkan sempat disebut kalau film ini adalah awal mula keberhasilan genre seperti ini. Setelah My Sassy Girl, film dengan jenis serupa adalah My Tutor Friend (2002) dan Ssagi, My Honey (2004).
Menurut si empunya thesis sih… faktor utama yang mempengaruhi kesuksesan My Sassy Girl adalah karena menceritakan kehidupan sehari-hari dewasa muda pada umumnya. Selain itu juga, Shinecine ikut merekrut Kim Ho Suk sebagai penulis skenarionya. Ditambah dengan ‘the power of internet’ yang selalu membahas tentang fenomena ini, film My Sassy Girl ditunggu-tunggu banyak remaja dan pemuda di Korea.
Nah, kenapa aku menulis ini? Dua supplement sebelumnya membahas informasi tentang Korea yang berhubungan dengan webseries Oppa and I. Lalu, apa hubungan pembahasan ini dengan Oppa and I?
Ehem… ehem…
Selain ingin memperkenalkan internet novel di Korea, alasan lainnya adalah karena aku (dan Orizuka) tentunya berharap Oppa and I bisa menjadi se-terkenal My Sassy Girl.
That’s all. Sesimple itu kok
.
Buat yang sudah mengikuti Oppa and I sampai chapter 3, terima kasih banyak sudah menyempatkan diri membaca dan memberi komentar.
Yang belum, ayo mulai baca Oppa and I dari chapter 1 di sini.
Akhir kata, jangan lupa komen yang banyak ya. Dan promosiin Oppa and I ke temen-temen kalian.
~Lia
[4].gif)
